21.8 C
Malaysia
Tuesday, October 19, 2021

Kenali Lelaki MuaIaf Ini Yang Telah MengisIamkan 108 Ribu Orang

Warga negara Pakistan bernama Deen Mohammad Shaikh berhasil mengIsIamkan 108 ribu pemeluk agama H1ndu. Aktiviti mengajak umat H1ndu untuk memeluk IsIam sudah dimulakan sejak tahun 1989.

Mohammad Shaikh yang saat ini telah berusia 70 tahun, sebelumnya merupakan pemeluk agama H1ndu dan dengan tanpa ada paksaan akhirnya memutuskan untuk memeluk IsIam. Saat ini beliau menjadi ketua Masjid Jami’ Wali Allah dan Madrasah IsIam Aisha Ta’limul Quran, sebuah badan untuk membantu para muallaf.

Penampilan Mohammad Shaikh sangat khas, sering terlihat membawa tongkat untuk membantunya berjalan. Sebuah selendang kafiyeh warna merah putih diletakkan di bahunya saat memberikan ceramah dan petunjuk untuk bukan muslim di sana.

Mohammad Shaikh telah mewakafkan sembilan hektar tanah untuk disumbangkan kepada para muallaf untuk mendirikan pondok dan menginap agar terhindar dari intimidasi dan tidak menjadi kekacauan.

Sumber bersamaIsIam.com menyebutkan bahwa, Mohammad Shaikh pada awalnya ia harus mempelajari Al-Quran secara rahasia untuk menghindari salah paham bila ia terlihat memegang Al-Quran oleh para muslimin saat itu. Lucunya, dia memulai puasa diam-diam dan sebenarnya dia sedang memulai puasa sehari sebelum Ramadhan dimulai.

Ibu Mohammad Shaikh mulai melihat gelagat anaknya akan pindah ke agama lain. Dia berpikir jika ia dinikahkan, ia tidak akan berpindah agama. Akhirnya pada umur 15 tahun pernikahannya dilangsungkan dan tanpa waktu yang lama ia telah memiliki empat anak perempuan dan lapan anak laki-laki.

Namun ketertarikannya kepada IsIam tidak hanya sebatas itu. Saat dipenuhi rasa ingin tahu tersebut, ia bertemu dengan seorang guru IsIam bernama Sain Mohammad Jagsi, yang menyuruhnya mempelajari Al-Qur’an dan Hadis.

Untungnya, pakcik Mohammad Shaikh berpikiran sama dengannya dan mereka saling memberi kekuatan. Mohammad Shaikh sampai menahan puterinya menikah dengan seorang H1ndu seperti yang telah ia rencanakan, karena ia teringat akan susahnya mengIsIamkan dia bila sudah menikah.

Setelah berani mengumumkan bahwa ia telah memeluk agama IsIam, Deen Mohammad Shaikh mulai merencanakan misi untuk berdakwah kepada pemeluk H1ndu lainya. Mohammad Shaikh memulai dakwahnya kepada jiran tetangga di belakang belakang rumahnya, sampai ke keluarga besar.

Ketika menjalankan misi dakwahnya ini Mohammad Shaikh dipertemukan dengan orang kaya dan berkuasa di kota Matli dan bersedia membantunya membuka jalan.

Dermawan tersebut adalah seorang pencen tentera Pakistan bernama Sikandar Hayat, pemilik kilang gula di Matli. Ia menawarkan wang dengan jumlah yang besar kepada Shaikh, namun ditolak. Sebaliknya, ia mendesak Hayat untuk memberikan pekerjaan untuk beberapa orang yang baru berhijrah. Akhirnya Hayat bersetuju dan terus memberikan bantuan bersama puterinya.

Saat ini nama Mohammad Shaikh sudah dikenal telah tersebar ke seluruh Matli dan orang-orang mulai datang kepadanya hingga dari kota yang jauh seperti Balochistan, termasuk penganut semua agama dan sekte, yang ingin hijrah. Kemudian sebuah masjid kecil dibangunkan bersebelahan rumahnya dengan beberapa bilik di mana anak-anak yang kebanyakan perempuan, diajarkan bagaimana melafazkan doa-doa dan membaca Al-Quran.

Meskipun tercatat sudah 108.000 orang yang sudah masuk IsIam, Mohammad Shaikh merasa masih belum puas dengan prestasinya. Dia ingin semua orang didunia menjadi Muslim dan belajar dari teladan Rasulullah SAW.

Di waktu terluang ia juga ikut menghadiri sidang tahunan Jamaah Tabligh di kota Raiwind.

Artikel Berkaitan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

155,472FansLike
21,554FollowersFollow
15,442FollowersFollow
- Advertisement -

Artikel Terkini